PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING DAN SOLUSINYA STUDI KASUS DI SMKN 4 YOGYAKARTA

Abstract

Kebijakan  pembelajaran daring  merupakan upaya pencegahan penyebaran covid-19. Meski ada kekurangan, pembelajaran daring merupakan solusi saat ini. Pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi berbasis teknologi Informasi dan jaringan. Penelitian ini mengungkap problematika dan  solusinya dengan kasus di SMKN 4 Yogyakarta. Metode penelitian deskriptif kualitatif yang dirancang menggambarkan data penelitian secara obyektif, dengan analisis data induktif, mementingkan proses dan makna. Teknik pengumpulan, dengan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi dan peneliti sebagai kunci. Hasil wawancara ditemukan problematika yang dihadapi peserta didik, guru dan orang tua. Bagi peserta didik, yang menonjol; paket data, berturut kondisi jenuh, konsentrasi terganggu,  orang tua kurang mendukung, pembelajaran belum familiar, pemakaian gawai  bersama dan jaringan tidak stabil. Problematika guru; paling menonjol semangat belajar rendah, kompetensi menurun,  sulitnya penanaman karakter, komunikasi serta masih ada guru terkendala pembelajaran. Sedangkan orang tua; kesulitan ekonomi,  kesempatan, pemahaman pembelajaran yang keliru dan masalah komunikasi. Dari penelitian didapatkan, solusi problematika dalam pembelajaran daring, secara umum perlu pemahaman yang sama bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Komunikasi diharapkan terbangun secara baik, sehingga problematika dapat diselesaikan. Masalah kesulitan ekonomi, paket data, jaringan, gawai untuk bersama dipecahkan secara komprehensif, kolaborasi orang tua, guru dan fihak lain. Kesulitan pembelajaran daring dipecahkan dengan mengadakan pelatihan bagi guru, pendampingan peserta didik dan sosialisasi kepada orang tua.  Masalah kesempatan dan sarana pembelajaran, orang tua dan peserta didik diharap membuat skala prioritas. Problem kurang semangat karena jenuh, konsentrasi terganggu, ditemukan solusinya guru melaksanakan pembelajaran inovatif, kreatif serta menarik, bahkan pembelajaran diharap sekaligus hiburan. Capaian kopetensi masa darurat, perlu perampingan KD substansial saja, serta penanaman karakter akhlak mulia, perlu strategi dan penilaian yang sesuai. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran dan acuan bagi penelitian berikutnya dan fihak yang terkait.