URGENSI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS LINGKUNGAN DAN PERMAINAN UNTUK MENINGKATAN KUALITAS BACA TULIS AL-QUR’AN PADA MAHASISWA SEMESTER II JURUAN PGMI FAKULTAS AGAMA ISLAM (FAI)UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Lingkungan dan Permainan untuk Meningkatan Kualitas Baca Tulis Al-Qur’an pada Mahasiswa  Semester II Juruan PGMI Fakultas Agama Islam (FAI)Universitas Muhammadiyah Mataram (UMM) Tahun Akademik 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas baca-tulis Al-Qur’an melalui pembelajaran Bahasa Arab yang berbasis lingkungan dan permainan bahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang tertidi atas sembilan kali pertemuan dalam tiga siklus. Penelitian ini menggunakan empat tahap tindakan yaitu perencan, tindakan, observasi dan refleksi. Adapun yang menjadi subyek penelitian adalah Mahasiswa  Semester II Juruan PGMI Fakultas Agama Islam (FAI)Universitas Muhammadiyah Mataram yang berjumlah 32 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kemampuan baca-tulis al-Qur’an pada Mahasiswa  Semester II Juruan PGMI Fakultas Agama Islam (FAI)Universitas Muhammadiyah Mataram  Tahun Akademik 2015/2016 berbasis lingkungan dan permainan dapat ditingkatkan. Peningkatan ini dapat dilihat dengan nilai rata-rata minimal 60 dengan ketuntasan klasikal 85%, hal tersebut dapat dilihat pada peningkatan hasil tes kemampuan baca-tulis al-Qur’an siklus I dengan rata-rata 60; dengan ketuntasan klasikal 25%. Pada siklus II, rata-rata 75.63 dengan presentasi ketuntasan klasikal 78.13%. Pada siklus III dengan rata-rata  80.90% dengan presentasi ketuntasan klasikal 93.75%. Sementara hasil observasi kualitas kemampuan mahasiswa dalam baca-tulis al-Qur’an siklus 1 dengan pertemuan I sampai III berada pada kategori cukup baik (CB), sedangkan pada siklus II dengan pertemuan I sampai III meningkat menjadi kategori baik (B). dan adapun pada siklus III pada pertemuan I sampai III meningkat menjadi kategori sangat baik (SB). Hal tersebut dapat dilihat dalam prosetase katagori kemampuan baca-tulis al-Qur’an mahasiswa siklus I berdasarkan kategorisasi yang berkemampuan tinggi 5 mahasiswa (15.63%), berkemampuan sedang 10 mahasiswa (31.25%) dan berkemampuan rendah 17 mahasiswa (53.12%). Adapun katagori kemampuan baca tulis al-quran mahasiswa pada siklus II berdasarkan katagori yaitu berkemampuan tinggi ada 10 mahasiswa (31.25%), berkemampuan sedang 17 (53.13%) dan berkemampuan rendah 5 mahasiswa (15.63%). Adapun katagori kemampuan baca tulis al-quran mahasiswa pada siklus III berdasarkan katagori yaitu berkemampuan tinggi ada 15 mahasiswa (46.88%), berkemampuan sedang 15 (46.88%) dan berkemampuan rendah 2 mahasiswa (6.25%).