Kesadaran Bencana Jamaah Majelis Taklim Nurul Iman Desa Ciagel Kecamatan Kibin Kabupaten Serang – Banten

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki beragam resiko bencana sehingga masyarakatnya diharapkan memiliki kesadaran bencana yang tinggi agar mampu bertahan ketika bencana yang tidak diharapkan terjadi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran bencana tersebut dengan mengadakan penyuluhan mitigasi bencana yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bekerjasama dengan lembaga swasta maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Namun sayangnya kegiatan penyuluhan tersebut sering kali baru berfokus pada sudut pandang umum saja, belum menyentuh sudut pandang agama. Maka dari itu, tujuan penelitian ini (1) menganalisis pengaruh penyuluhan agama terhadap kesadaran bencana jamaah Majelis Taklim Nurul Iman (2) menganalisa faktor-faktor penyuluhan agama yang berpengaruh terhadap kesadaran bencana jamaah Majelis Taklim Nurul Iman. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan bentuk nonequivalent control group. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 66 responden yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis yang digunakan adalah uji regresi sederhana dengan mengguakan bantuan SPSS for windows 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyuluhan agama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kesadaran bencana Jamaah Majelis Taklim Nurul Iman (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran bencana adalah metode dan materi penyuluhan agama yang digunakan.