DEIXIS IN NOVEL “THE LAST STAR” BY RICK YANCEY

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki kasus deixis dalam ujaran linguistik. Dalam sastra, terutama novel mengandung banyak ekspresi pemikiran manusia, ide, pendapat, dan pesan karakter dalam berbagai situasi. Deixis berkenaan dengan pengkodean banyak aspek berbeda dari keadaan di sekitar ujaran dan dalam ujaran itu sendiri. Novel berjudul "The Last Star" oleh Rick Yancey adalah literatur yang tepat untuk menganalisis deiksis karena alur ceritanya terdapat kemiripan dengan ucapan-ucapan dalam kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang menganalisis temuan data dengan analisis isi. Data awalnya diambil dari novel "The Last Star" oleh Rick Yancey "yang dikategorikan sebagai analisis dokumen. Untuk menganalisis data, peneliti melakukan beberapa langkah: merancang, menyatukan, mempresentasikan, mengkode, menggambar kesimpulan, dan membuat kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah lima jenis deiksis dalam novel "The Last Star" oleh Rick Yancey. Mereka adalah 77, 2% person deixis, 7% place deixis, 4% time deixis, 9.4% discourse deixis, dan 2.4% social deixis. Ekspresi deiktik untuk person deiksis; " I, me, mine, you, your, yours, yourself, we, our, ours, ourselves, they, them, their, themselves, he, him, his, himself, she, her, herself, it ". Kemudian place deixis; “there, here, inside, around go, come, take, bring ". Yang ketiga time deixis; “now, tomorrow, last week and others . Yang keempat discourse deixis; “this, that, well, so, and others”. Yang terakhir adalah social deixis; “mother, father, sergeant, boss, and others”. Semua jenis ini digunakan untuk menunjuk ke referensi berdasarkan konteks berbicara. Jadi, pelajar bahasa Inggris harus memperkaya diri mereka sendiri dengan memahami jenis deiksis, fungsi deiksis, dan bagaimana deiksis digunakan dalam konteks berbicara.