Peran Mursyid dalam Meningkatkan Ibadah Lansia

Abstract

Sikap keagamaan lansia mangalami penurunan menjelang usia senjanya. Proses penurunan fisik ini ikut memberi pengaruh  dalam perkembangan psikis, khususnya yang terkait dengan aspek spritualitas, dalam hal ini banyak diantara mereka mencari jalan untuk ketentraman hidup, kesenangan batin dan kebahagiaan diri sehingga mereka mecari tempat pondok parsulukan. Bimbingan seorang guru dianggap sebagai syarat mutlak bagi keberhasilan pengembangan spiritual. Seorang Mursyid (pembimbing) adalah seorang muslim akil dan balig memiliki pemahaman tentang agama Islam dan ilmu yang berkaitan dengan pensucian jiwa dianggap cocok memberikan bimbingan agar lansia bisa beribadah dengan khusuk. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dipadukan dengan fenomenologi, penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil temuan yang didapatkan di lapangan adalah seorang mursyid dapat membimbing para lansia dengan baik dan mampu meningkatkan ibadah lansia seperti shalat fardu, sunnah, puasa dan mengaji dengan menggunakan bimbingan indivu dan kelompok.