Reading Habit Sebagai Solusi Krisis Sastra Anak

Abstract

Sastra mempengaruhi pola pikir, tingkat kritis, kemampuan menganalisa serta kepribadian anak. krisis sastra terjadi karena kurangnya minat baca, pembiasaan sedari dini yang tidak diterapkan serta lingkungan yang tidak mendukung. Anak yang sering membaca tentu memiliki kosakata sastra bahkan tingkat kemampuan menganalisa dan kemampuan mengarang yang baik., sehingga antara membaca dan sastra anak memiliki keterkaitan atau saling berhubungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sejauh mana kebiasaan membaca dapat mengatasi krisis sastra pada anak. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif noneksperimental dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data berupa angket dan observasi. dengan sampel 20 siswa kelas IV SD Kecamatan Muntilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membaca (reading habit) dapat menjadi solusi untuk krisis sastra anak. Oleh sebab itu, penanaman pentingnya kebiasaan membaca harus terus dilaksanakan sedini mungkin agar mampu membina karakter anak bangsa Indonesia di masa yang akan datang.