Analisis Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Duku Komering Ilir (Lansium parasiticum (Osbeck) K.C Sahni & Bennet) Berdasarkan Perbedaan Pelarut Polar Dengan Metode DPPH (2,2 Diphenyl-1-Picrylhydrazyl)

Abstract

Daun duku khas Komering Ilir memiliki beberapa senyawa metabolit sekunder yang memiliki potensi sebagai aktivitas biologis salah satu diantaranya sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan ekstrak daun duku ((Lansium parasiticum (Osbeck) K.C Sahni & Bennet) K.C Sahni & Bennet) berdasarkan perbedaan pelarut polar. Metode penyarian yang digunakan adalah maserasi dalam pelarut etanol, metanol, dan air. Penentuan aktivitas antioksidan digunakan metode DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl) dengan kuersetin sebagai larutan standar. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 pada ekstrak air daun duku adalah 1.114 ppm dengan kadar antioksidan tidak aktif. Nilai IC50 ekstrak metanol pada daun duku didapat hasil yaitu 508 ppm dengan kadar antioksidan tidak aktif, dan pada ekstrak etanol daun duku didapat hasil nilai IC50 adalah 788 ppm dengan kategori antioksidan tidak aktif.