Nilai Dakwah dan Toleransi Umat Beragama dalam Novel Berjalan di Atas Cahaya: Kisah 99 Cahaya di Langit Eropa Karya Hanum Salsabiela Rais

Abstract

Untuk mengoptimalkan penanaman nilai-nilai dakwah, khususnya nilai-nilai toleransi yang terkandung dalam sastra, disini peneliti mendeskripsikan teks-teks dari novel Berjalan di Atas Cahaya : Kisah 99 Cahaya di Langit Eropa. Novel ini penuh dengan nuansa dan gemuruh perjalanan Islam di Eropa, baik dari masa silam yang jauh maupun pada masa sekarang, ketika Islam harus menghadapi realitas bahwa kehidupan yang kian sulit ditanah Eropa. Di dalam novel ini juga penuh dengan nilai-nilai pendidikan terutama toleransinya dimana banyak diajarkan bagaimana untuk menjadi agen muslim dinegeri yang mayoritas penduduknya non muslim. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) yang mana dalam penelitian ini penulis ingin menganalisis nilai dakwah dan toleransi dalam novel Berjalan di Atas Cahaya: Kisah 99 Cahaya di Langit Eropa. Pendekatan yang digunakan ialah Kualitatif Deskriptif yang bertujuan untuk menguraikan serta mendeskripsikan nilai dakwah dan toleransi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa nilai dakwah yang terkandung dalam novel ini sebanyak 5 yaitu nilai akidah, nilai ibadah, nilai akhlak, nilai kerja keras, dan nilai sosial. Dari ke 5 nilai ini nilai akidah dan nilai akhlak merupakan nilai yang paling banyak terdapat dalam novel ini. Untuk toleransi terdapat dalam 5 bab dari novel karya Hanum Salsabila Rais ini.