Penerimaan terhadap Anggota Keluarga yang Pindah Agama

Abstract

This study aims to determine the family's motives for changing attitudes from refusing to accepting back their family members who converted to Islam (converts). This study was a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and relevant literature. This study found that families changed from refusing became accept their family members who converted to Muslims driven by several things: (1) psychological-emotional motivation in the form of affection for children; (2) Economic pragmatic reasons because children who convert to Islam are able to meet the economic needs of the family, and; (3) The ability of converts to take the "heart" of their extended family through the creation of warm communication. Subjective reasons formed through the linking of emotional-psychological relationships, pragmatic interests, and warm communication within the extended family circle, succeeded in encouraging the re-integration of a family.   Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui pada motif keluarga berubah sikap dari menolak menjadi menerima kembali anggota keluarganya yang berpindah agama menjadi muslim (mualaf). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan pemanfaatan dokumen. Studi ini menemukan keluarga berubah sikap dari menolak menjadi menerima kembali anggota keluarganya yang berpindah agama menjadi muslim (mualaf) didorong oleh: (1) Motivasi emosional psikologis berupa perasaan sayang kepada anak; (2) Alasan pragmatis ekonomi karena Anak yang mualaf mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, dan; (3) Kemampuan mualaf mengambil “hati” keluarga besarnya melalui penciptaan komunikasi yang hangat. Alasan subjektif yang terbentuk melalui pertautan hubungan emosional-psikologis, kepentingan pragmatis dan komunikasi hangat dalam lingkaran keluarga besar, berhasil mendorong terintegrasinya kembali suatu keluarga.