Benturan Peradaban Samuel P. Huntington (Sebuah Analisis Perang Pemikiran Barat - Islam Dalam Tinjauan Komunikasi)

Abstract

Perang pemikiran dalam studi komunikasi dikenal juga dengan propaganda. Propaganda mempunyai kajian pokok “How to influence and to control the mind’s of men’’, Bagaimana mempengaruhi dan menguasai pikiran manusia. Tindakan ini sebagai bagian dari upaya membujuk orang lain agar mengikuti atau melakukan sesuai keinginan propagandis telah dilakukan pada awal pen- ciptaan manusia (Kisah Adam dan Hawa pada Catatan). Sebagai suatu peristilahan, penggunaan kata propaganda diawali pada lingkungan agama Roma Katolik ketika Paus Gregorius XV mendirikan lembaga Sacra Congregatio de Propaganda Fide pada awal abad ke-17. Jadi istilah propaganda lahir dalam upaya penyebaran suatu keyakinan/agama. Namun, pada abad berikutnya propaganda justru lebih banyak digunakan dalam tujuan politik, sehingga propa- ganda lebih berkembang di bidang politik. Kebangkitan Islam merupakan hal yang sangat dikwatirkan oleh kalangan Barat. Saat ini Islam mulai bangkit kembali dalam satu semangat budaya yang dan memiliki potensi jumlah penganut yang besar, serta memiliki kemampuan untuk memobilisasi penganutnya secara massal. Islam juga seringkali digambarkan sebagai ancaman lipat tiga: ancaman politik, ancaman peradaban dan ancaman demografi (Esposito, 1987: 195). Cina ± atau Asia pada umumnya juga dianggap sebagai ancaman karena memiliki kekuatan pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat. Secara umum, menurut Huntington, setidaknya terdapat tiga hal kecenderungan yang akan terjadi di masa depan, yaitu: 1) Era dominasi Barat yang semakin surut, 2) Berkembangnya kekuatan besar baru yang menolak nilai-nilai Barat karena menggunakan norma-norma mereka sendiri, 3) Perbedaan peradaban yang semakin jelas karena pengaruh pasar dan media (Stephen M. Walt, 1997: 179). Tesis Huntington yang kontroversial ini kurang lebih hanya merupakan propaganda hitam yang membawa dunia pada kondisi saling berbenturan. Tesis Huntington tidak memiliki argumentasi filosofis yang kuat dan hanya  berupa serapan laterlek terhadap fenomena yang ada tanpa analisis lebih detail. Dialog antarperadaban (dialogue of civilizations) sebagai alternatif nampaknya layak untuk dipertimbangkan daripada prediksi Huntington tentang benturan antarperadaban (clash of civilizations). Kata kunci: Benturan, Peradaban, Samuel P. Huntington.