Pengembangan Media Maze Kotaku untuk Menstimulasi Kemampuan Memecahkan Masalah pada Anak Usia 4-5 Tahun

Abstract

Tahapan berpikir pra-operasional merupakan saat anak-anak membutuhkan sebuah media pembelajaran yang dapat menggabungkan pola pikir sederhana terutama dalam kemampuan mencari solusi dari masalah yang dihadapi. Anak terbiasa dengan bimbingan dan pendampingan yang sangat ketat dari orang dewasa disekitarnya membuat tidak memiliki kebebasan menentukan pilihan sendiri. Permasalahan ini dihadapi oleh anak di lembaga PAUD Darussalam Jabon dari 13 anak capaian kognitif terkait kemampuan memecahkan masalah hanya 4 anak yang memperoleh BSH sedangkan 2 anak dalam kategori MB dan 7 anak BB. Analisis kebutuhan dilakukan ditemukan kebutuhan media pembelajaran yang perlu diinovasi sehingga dapat menumbuhkan minat anak mencapai kemampuan memecahkan masalah sederhana. Desain penelitian adalah R & D dengan mengadopsi Borg & Gall yang digunakan hanya sampai 4 tahapan  dengan keterbatasan penelitian dimiliki yaitu potensi masalah, pengumpulan data, desain produk dan validasi desain.  Hasil penelitian yang diharapkan adalah prototype terkait desain dan panduan media pembelajaran maze kotaku yang akan digunakan dalam pengembangan kemampuan kognitif anak fokus pemecahan masalah. Diharapkan desain hasil produk yang divalidasi nantinya dapat digunakan dalam tahapan selanjutnya. Kata Kunci: memecahkan masalah, maze kotaku, anak usia 4-5 tahun.