TUBUH SEBAGAI DIALEKTIKA PERISTIWA DALAM PERTUNJUKAN KAMAR MANDI KITA KARYA YUSRIL KATIL DITINJAU DARI SIMIOTIKA

Abstract

ABSTRACT Body language or motion language, sign language is the revelation of character’s inner feeling through expression, posture or the combination of both of them containing certain meaning. Every scene in the theater performance, Kamar Mandi Kita is colored more by actors’ body language by using several properties. Through those actors’ body language, the director tries to show phenomena that often happen nowadays in which the public   more   often   publicize   their   private   activities   via   social   media.   The   spatial performance means that the work of those actors has fulfilled the standard of artwork worthiness. Technically, that thing has three main elements namely bringing clarity, showing a development, and referring to a unity. During the performance, all actors in the theater performance, Kamar Mandi Kita, were utilizing their body language and set- property more as the media of delivering that opus message. Keywords: body language, phenomena, theater   ABSTRAK Bahasa tubuh (body language) atau bahasa gerak, bahasa isyarat, merupakan pengungkapan perasaan bathin tokoh lewat mimik, sikap badan maupun gabungan antara keduanya yang mengandung makna tertentu. Setiap adegan dalam pertunjukan teater Kamar mandi Kita, lebih banyak diwarnai oleh bahasa tubuh aktor dengan menggunakan beberapa property. Melalui bahasa tubuh aktor tersebut, sutradara mencoba memperlihatkan fenomena-fenomena yang sering terjadi saat ini. Dimana khalayak umum lebih sering mempublikasikan kegiatan pribadi mereka melalui media sosial. Laku pentas yang meruang mengandung arti, karya pemeran tersebut telah memenuhi standar kelayakan karya seni. Secara teknis hal tersebut telah memiliki tiga unsur utama,  yakni  membawa kejelasan,  memperlihatkan suatu pengembangan,  dan mengacu pada suatu kesatuan. Selama pementasan berlangsung seluruh pemeran dalam pertunjukan teater Kamar Mandi Kita, lebih memanfaatkan bahasa tubuh dan sett property sebagai media penyampai pesan karya tersebut. Kata Kunci: Body Language (bahasa tubuh), fenomena, teater