Teks-teks Keagamaan dalam Cinta Kontroversial Yusuf dan Zulaikha Karya Molla Nuruddin ‘Abdurrahman Jami: Kajian Resepsi Intertekstual

Abstract

Kisah cinta Ysuf dan Zulaikha begitu populer, tidak hanya di kalangan muslim karena dalam kitab suci lain—Injil, Taurat—pun terdapat kisah serupa meskipun tidak seluruhnya sama. Kisah cinta Yusuf dan Zulaikha mendapat sambutan yang luar biasa dari berbagai negara dan kalangan muslim, baik dari muslim puritan maupun muslim pada umumnya. Penelitian ini akan mengulas bagaimana sambutan CKYZ terhadap kisah nabi Yusuf yang memuat berbagai teks-teks keagamaan. Oleh sebab itu, teori yang digunakan ialah teori resepsi yang membicarakan peran pembaca dalam menyambut suatu karya. Dalam memandang suatu karya, faktor pembaca sangat menentukan karena makna teks antara lain ditentukan oleh pembaca. Makna teks bergantung pada situasi historis pembaca dan sebuah teks hanya dapat mempunyai makna setelah teks itu dibaca. Adapun informasi tambahan bagi pembaca yang diberikan pengarang, sebagai cara untuk lebih memahami kisah nabi Yusuf as, di antaranyakKisah kehidupan Zulaikha yang tidak banyak diungkap dalam tafsir al-Misbah, tetapi diungkap dengan gamblang oleh pengarang CKYZ. Kisah penganiayaan yang dilakukan saudara-saudara Yusuf tidak diterangkan dalam tafsir, tetapi dgambarkan dalam CKYZ sehingga tampak bahwa saudara-saudara Yusuf sangat tidak menyukainya. Penjulan Yusuf di pasar budak dalam tafsir dikatakan harganya sangat murah, hal ini bertentangan dengan kisah yang terdapat dalam CKYZ.