English Teachers’ Readiness in ICT Applications For 21st Century Learning

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena fenomena beberapa orang guru Bahasa Inggris di Rayon 3 Kabupaten Siak jarang menggunakan media teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk kebutuhan mengajar dikelas. Guru-guru tersebut lebih fokus pada penggunaan buku pegangan/ referensi dan jarang memanfaatkan internet untuk mendapatkan materi ajar pendukung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kesiapan guru dalam penggunan aplikasi dasar TIK untuk proses pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah 49 guru Bahasa Inggris dari berbagai jenjang, mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, yang tergabung dalam kelompok guru Bahasa Inggris Rayon 3, dari tiga kecamatan yakni, Minas, Tualang dan Kandis, di Kabupaten Siak, Propinsi Riau. Metode penelitian ini adalah survei dan menggunakan desain cross-sectional, Instrumen penelitian menggunakan angket berisi 12 pertanyaan, yang tujuh diantaranya adalah pertanyaan inti tentang persepsi penguasaan aplikasi Office (word, excel, dan powerpoint) dan persepsi kemampuan penggunaan internet untuk browsing, email, social media, blog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mean berada pada angka 2.57. Untuk nilai modus dan nilai tengah (median) berada pada angka yang sama yakni 3.0. Untuk komponen nilai  variabilitas, ditemukan bahwa standar devisi relatif tinggi yakni  0.707, nilai varian 5, dan rentang nilai minimum dan maksimum  berada pada angka 1-4. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan kesiapan guru didalam penggunaan TIK berada pada level “cukup” dan “baik.” Mengacu pada hasil temuan, guru-guru senior  perlu memperoleh pendampingan didalam penggunaan TIK agar mereka mampu dan siap didalam penggunan berbagai media TIK untuk menghadapi tantangan pembelajaran pada abad 21.