Eksistensi Madrasah Diniyyah Takmiliyyah Awwaliyah (MDTA) Al-Amin Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dikalangan Siswa Minoritas Muslim di Desa Lau Bekeri Kecamatan Kutalimbaru Deli Serdang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas sejarah berdirinya MDTA Al-Amin,  nilai-nilai Pendidikan Islam yang diajarkan, metode penanaman nilai-nilai pendidikan Islam serta hambatan dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam dikalangan siswa yang minoritas Muslim di Desa Lau Bekeri Kutalimbaru Deli Serdang. Untuk menjawab permasalahan di atas penulis menggunakan penelitian kulitatif deskriptif dengan pendekatan field research (penelitian lapangan). Sebagai key instrumen penulis terjun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data dari sumber primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data dianalisis menurut pemikiran Miles dan Huberman. Untuk menjamin keabsahan data digunakan triangulasi dan perpanjangan penelitian. Hasil penelitian menjelaskan MDTA Al-Amin berdiri atas saran dari BKM Masjid Al-Amin yang menginginkan anak-anak di tingkat dasar dibekali dengan pemahaman agama Islam agar menjadi generasi tangguh, yang saleh serta salehah dan siap menghadapi lingkungan yang mayoritas non Muslim. Nilai-Nilai Pendidikan Islam yang diajarkan meliputi akidah dan akhlak, Alquran, Bahasa Arab, sejarah Islam, tafsir, hadis, fikih, tambahan aksara Arab Melayu, al-khat (menulis indah). Metode yang dipergunakan ceramah, demonstrasi, dan training. MDTA Al-Amin mendapat dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk honor pendidik, dukungan dana dari donatur yang tidak terikat, dan masyarakat di sekitar Desa Lau Bekeri. Hambatan dalam menanamkan pendidikan Islam meliputi pemahaman orang tua yang minim terhadap agama sehingga kurang mendorong anak untuk belajar agama, hambatan teknologi dalam hal ini media sosial, serta lingkungan pergaulan yang mayoritas non Muslim dimana mereka tidak beribadah sesuai tuntunan Islam sehingga anak-anak Muslim pun takut ikut terpengaruh dengan pergaulan mereka. Bahkan yang Muslim sendiri pun masih banyak yang tidak menjalankan ajaran Islam dengan baik.