MAKNA AREK”CELURIT”BAGI GENERASI Y DI KABUPATEN PAMEKASAN

Abstract

Bagi masyarakat Madura, Arek”Celurit”tidak dapat dipisahkan dari budaya dan tradisi disana sampai saat ini. Terutama bagi generasi Y disana yaitu Kelompok anak muda yang juga disebut generasi milenium adalah mereka yang berusia belasan tahun hingga awal tiga puluhan (lahir awal 1980 hingga awal 2000) sendiri sudah mengenal betul makna senjata tradisional arek”clurit”. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan Kualitatif dengan pengambilan data secara wawancara. Penelitian Etnografi ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perubahan dalam memaknai arek ”clurit” bagi genearasi Y yang berasal dari Kabupaten Pamekasan. Dari hasil penelitian dapat dilihat makna arek’clurit’ bagi generasi Y di Kabupaten Pamekasan. Makna arek”clurit” itu sendiri fungsi secara fisik sebagai senjata tajam, senjata tradisional masyarakat Madura, media pembelajaran pada perguruan pencak silat, sebagai alat pertanian. Secara fungsi sosial arek”clurit”sebagai senjata tajam untuk mempertahankan harga diri dan bentuk keberanian, seperti halnya yang digunakan jika carok atau hanya untuk pegangan jika dalam situasi bahaya istilah lainnya “nyikep” Penelitian ini diharapkan agar generasi Y di Kabupaten Pamekasan dalam memaknai arek”clurit”dapat lebih dikembangkan sehingga dapat melestarikan senjata tajam khas dari Madura tersebut baik secara fungsi fisik maupun secara fungsi sosialnya.