Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Workspace Dengan Optimalisasi Akun Belajar.id

Abstract

Pendidikan adalah salah satu aspek yang dijadikan sebagai wadah untuk membentuk moral dan perilaku anak bangsa. Oleh sebab itu pendidikan hari ini menuntut setiap komponennya untuk melaksanakan tugas dan perannya dengan baik. Begitu juga dengan pendidik yang harus selalu mengembangkan pembelajaran baik dari stategi ataupun media yang digunakan. Tujuan penelitian ini antara lain: (1) Bagaimana pengembangan media pembelajaran daring, (2) Apa saja Kelebihan pengembangan media pembelajaran daring, (3) Apa saja kendala dan solusi dalam pengembangan media pembelajaran daring di SMKN 2 Purwakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data dengan perpanjangan pengamatan, trianggulasi, dan diskusi dengan teman sejawat. Adapun teori yang digunakan menurut sadirman tentang peran guru sebagai mediator, serta teori pengembangan media pembelajaran menggunakan model ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian, pertama, Pengembangan media pembelajaran daring di SMKN 2 Purwakarta sudah sesuai dengan model pengembangan ADDIE dengan optimalisasi penggunaan media google workspace dengan fasilitas akun belajar.id yang disediakan kemendikbud. Kedua, kelebihan pengembangan antara lain: Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pembelajaran, Anak didik mampu mencipatakan sesuatu yang baru, Mendorong anak didik dalam mengekspresikan gagasan, Mendorong guru untuk lebih kreatif, Memperluas kesempatan belajar, Meningkatkan kualitas belajar mengajar, Memfasilitasi pembentukan keterampilan, Mendorong belajar sepanjang hayat berkelanjutan, Meningkatkan perencanaan kebijakan dan manajemen, Mengurangi kesenjangan digital. Ketiga, kendala pengembangan media pembelajaran daring adalah kurangnya pengetahuan tentang media pembelajaran daring sedangkan solusinya dengan beberapa cara antara lain: Menetapkan strategi yang tepat, Pengadaan pelatihan dan selalu sharing dengan teman guru sekolah lain melalui media sosial. Kata kunci : Peran guru, Pengembangan media, Pembelajaran daring.