STRATEGI COPING REMAJA HAMIL DILUAR NIKAH DALAM MENGHADAPI KECEMASAN PASCA MELAHIRKAN DI DESA SUNGAI LIMAU SEBATIK TENGAH

Abstract

ABSTRAK Kehamilan diluar nikah tentunya menimbulkan banyak permasalahan terlebih kepada seorang remaja. Kehamilan yang dialami seorang remaja tersebut biasanya merupakan pengalaman pertama bagi dirinya sehingga banyak hal belum dipahaminya. Perasaan cemas akan muncul sebagaimana remaja tersebut takut untuk menghadapi segala setuasi selanjutnya yang bakal terjadi, selama kehamilan, persalinan bahkan setelah persalinan perasaan cemas itu tetap ada. Sehingga untuk mengatasi permasalahan remaja yang hamil diluar nikah tentunya membutuhkan strategi Coping agar seorang remaja tersebut bisa menghadapi kecemasa-kecemasan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi coping remaja hamil diluar nikah dalam menghadapi kecemasan pasca melahirkan di Desa Sungai Limau, Sebatik Tengah. Jenis penelitian adalah deskritif kualitatif menggunakan metode dan pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan metode analisis data. Subjek penelitian ini adalah 8 remaja yang hamil diluar nikah pasca melahirkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang hamil diluar nikah menimbulkan kecemasan-kecemasan dimana kecemasan tersebut bersumber dari hami diluar nikah dan bagaimana ia menghadapi keadaan setelah melahirkan anak hamil diluar nikah. Jadi dari kecemasan tersebut subjek mengkombinasikan beberapa strategi coping. Strategi Coping yang digunakan subjek adalah Problem Focused Coping diarahkan pada pengurangan tuntutan pada situasi yang menekan atau memperluas sumbernya.; Confrontive Coping merupakan suatu usaha yang ditandai oleh sifat yang agresif untuk mengubah situasi, Planful Problem-Solving merupakan suatu menganalisa situasi yang menimbulkan masalah serta berusaha mencari solusi secara langsung terhadap masalah yang dihadapi, Seeking Social Support strategi suatu usaha yang ditandai dengan cara mencari nasehat,informasi atau dukungan emosional dari orang lain dan Emotion Focused Coping Strategi coping ini berfokus pada emosi seorang individu, sehingga strategi ini juga disebut strategi emosi atau kognitif yang mengubah cara pandang seorang individu terhadap situasi yang menekan.; Distansing suatu usahan yang mengeluarkan upaya kognitif untuk melepaskan diri dari masalah, Self-Control strategi individu mencoba untuk mengatur perasaan diri sendiri, Accepting Responsibility strategi individu yang menerima dirinya memiliki peran dalam masalah yang dihadapi, Positif Reappraisal bereaksi dengan menciptakan makna positif yang bertujuan untuk mengembangkan diri dalam hal-hal yang religious, Escape Avoidance menghindari terhadap masalah yang dialaminya.. Kata kunci: Remaja, Hamil diluar Nikah, Kecemasan,Strategi Coping