REPRESENTASI PERPUSTAKAAN DAN PUSTAKAWAN DALAM FILM SERIAL ANIMASI UPIN IPIN “AKU SEBUAH BUKU: Analisis Semiotik pada Serial Animasi Upin Ipin “Aku Sebuah Buku”

Abstract

Abstract Film is a media representation that can describe something, including a library. Assessing library representation media such as film would be significant to know libraries concept in communities. This study describes the representation of libraries and librarians in the animated series Upin and Ipin: I’m a Book. This study uses descriptive qualitative research using semiotic analysis using the Charles Sanders Peirce model, which aims to describe the representation of libraries and librarians in films with the principles of reality and representation. The conclusion of this study explains that the library is described as a crowded place with various types of visitors. While the librarian is described as being angry when he sees books placed out of place, but still friendly when serving visitors using conventional systems.   Keywords: Library, representation, librarian, animated series   Abstrak Film merupakan suatu media representasi untuk menggambarkan sesuatu termasuk perpustakaan. Representasi perpustakaan dalam media seperti film menjadi penting untuk dapat mengetahui konsep perpustakaan yang berada dalam pikiran masyarakat. Penelitian ini menjelaskan tentang representasi perpustakaan dan pustakawan dalam film serial animasi Upin dan Ipin “Aku Sebuah Buku”. Teknik penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis semiotik teori Charles Sanders Peirce yang bertujuan untuk mendeskripsikan representasi perpustakaan dan pustakawan yang ada dalam film dengan menggunakan prinsip realitas dan representasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perpustakaan digambarkan sebagai tempat yang ramai dengan berbagai macam jenis pengunjung. Sedangkan pustakawan digambarkan sebagai seorang laki-laki yang memiliki sifat pemarah dan emosional ketika melihat buku diletakkan tidak pada tempatnya, namun tetap bersikap ramah saat melayani pengunjung dengan menggunakan sistem yang masih konvensional.   Kata Kunci: Perpustakaan, representasi, pustakawan, serial animasi