Internalisasi Nilai Budaya Madrasah sebagai Sarana Penguatan Pendidikan Karakter di MTsN 2 Banyuwangi

Abstract

Education is an instrument to shape and improve human character for the better. One form of strengthening character education is through madrasa culture. This study aims to determine the application of madrasa culture at MTsN 2 Banyuwangi as a means of strengthening student character education. It was initiated by the problem of moral degradation that is happening at this time, so that madrasa culture is seen as an effort to prevent moral degradation. This study uses a qualitative research approach with case study research methods. With research subjects the head of administration, teachers, and students of MTsN 2 Banyuwangi. Data was collected by using interview, observation, and documentation techniques. The data that has been collected is then analyzed using induction techniques, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions to produce in-depth and comprehensive research findings. From this research, it can be seen that madrasa culture has been implemented and has become an inseparable part of MTsN 2 Banyuwangi which contributes to strengthening character education.Pendidikan merupakan instrumen untuk membentuk dan memperbaiki karakter manusia menjadi lebih baik. Salah satu bentuk dari penguatan pendidikan karakter adalah melalui budaya madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan budaya madrasah di MTsN 2 Banyuwangi sebagai sarana penguatan pendidikan karakter siswa. Hal itu diawali oleh permasalahan degradasi moral yang terjadi pada saat ini, sehingga budaya madrasah dipandang sebagai sebuah upaya untuk mencegah terjadinya degradasi moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Dengan subjek penelitian kepala tata usaha, guru, dan siswa MTsN 2 Banyuwangi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian analisis dengan teknik induksi yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga menghasilkan temuan penelitian mendalam dan menyeluruh. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa budaya madrasah telah diterapkan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan di MTsN 2 Banyuwangi yang turut berkontribusi dalam penguatan pendidikan karakter.