STRATEGI PENINGKATAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM MELALUI MANAJEMEN PEMBIAYAAN

Abstract

Pendidikan di Indonesia diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sebagai investasi baik bagi individu maupun masyarakat. Pembiayaan pendidikan pada lembaga pendidikan swasta, sebagian dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), dan sebagian bersumber dari dana masyarakat, sehingga permasalahan penelitian adalah bagaimana lembaga pendidikan swasta dapat di manage secara tepat arah dalam hal mengembangkan mutu, relevansi, efisiensi dan efektivitasnya sehingga dapat menjadikan dirinya sebagai lembaga pendidikan alternatif bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan informasi tentang upaya-upaya strategis lembaga pendidikan swasta dalam menghimpun sumber-sumber dana untuk membiayai pendidikan, dan informasi mengenai pengelolaan sumber dana pada lembaga pendidikan swasta, terfokus pada MI Ma’arif Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Temuan penelitian antara lain: Pertama, strategi yang dilakukan MI Ma’arif Sutawinangun untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan membentuk tim peningkatan mutu yang bertugas merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi mutu pendidikan di MI Ma'arif Sutawinangun. Kedua, pelaksanaan manajemen pembiayaan pendidikan di MI Ma’arif Sutawinangun dalam proses perencanaan pembiayaan telah melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak hal ini dilakukan untuk mengurangi beban biaya dalam penyelenggaraan pendidikan. Penggunaan anggaran pembiayaan pendidikan yang telah sesuai dengan program pembiayaan yang telah ditetapkan merupakan faktor kunci terlaksana proses pendidikan di madrasah. MI Ma’arif Sutawinangun cenderung lebih memprioritas kebutuhan yang menunjang peningkatan mutu pendidikan agar pembiayaan dapat berjalan efektif dan efisien. Ketiga, dengan manajemen pembiayaan yang efektif dan efisien, madrasah mampu merencanakan hal hal yang menunjang peningkatan mutu, pengadaan sarana prasarana yang menunjang pembelajaran, pengembangan diri guru serta prestasi akademik dan non akademik siswa.