MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT AKAN PENTINGNYA BUDAYA LITERASI MELALUI BERBAGAI MEDIA

Abstract

Literasi berasal dari kata literacy yang bearti melek huruf/gerakan pemberantasan buta huruf (Echols&Shadily, 1990). Menurut kamus online Merriam-Webster, Literasi berasal dari istilah latin ‘literature’ dan bahasa inggris ‘letter’. Literasi merupakan kualitas atau kemampuan melek huruf/aksara yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis. Education Development Center (EDC) menyatakan bahwa Literasi lebih dari sekedar kemampuan baca tulis. Dengan pemahaman bahwa literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia. Untuk meningkatkan kemampuan baca tulis serta mengembangkan segenap potensi yang dimiliki oleh masyarakat Desa Sirnagalih, kami menggunakan berbagai media untuk menarik perhatian masyarakat agar tertarik atau berminat untuk mengembangkan kemampuannya. Melalui media masyarakat akan dengan mudah menerima dan menerapkan apa yang telah mereka ketahui. UNESCO menjelaskan bahwa kemampuan literasi merupakan hak setiap orang dan merupakan dasar untuk belajar sepanjang hayat. Kemampuan literasi dapat memberdayakan dan meningkatkan kualitas individu, keluarga, masyarakat. Karena sifatnya yang “multiple Effect” atau dapat memberikan efek untuk ranah yang sangat luas, kemampuan literasi membantu memberantas kemiskinan, mengurangi angka kematian anak, pertumbuhan penduduk, dan menjamin pembangunan berkelanjutan, dan terwujudnya perdamaian. Buta huruf, bagaimanapun, adalah hambatan untuk kualitas hidup yang lebih baik.