Pengaruh Pemberian Ekstrak Daging Buah Kurma Ajwa (phoenix dactylifera) Terhadap Hitung Jenis Leukosit Embrio dan Induk Mencit (mus musculus) Bunting

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daging buah Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera) terhadap hitung jenis leukosit embrio dan induk mencit (Mus musculus) bunting. Setiap perlakuan dibagi dalam empat kelompok perlakuan ekstrak. Kelompok I (kelompok kontrol), kelompok II (3 kurma setara 3,12 mg/kg BB mencit), kelompok III (5 kurma setara 5, 2 mg/kg BB mencit), dan kelompok IV (7 kurma setara 7, 28 mg/kg BB mencit). Ekstrak diberikan pada masa kebuntingan 14 sampai 18 hari melalui peroral. Pada hari ke 19 kebuntingan dilakukan pembedahan untuk diambil darahnya pada bagian jantung mencit.  Hitung jenis leukosit melalui teknik apusan darah dengan mengamati 100 sel leukosit perbesaran 400 kali pada mikroskop. Hasilnya ekstrak daging buah Kurma Ajwa (P. dactylifera) berpengaruh signifikan terhadap hitung limfosit dan basofil, tetapi tidak berpengaruh terhadap hitung monosit, eosinofil dan neutrofil pada embrio mencit. Sedangkan pada induk mencit berpengaruh terhadap hitung eosinofil dan monosit dan tidak berpengaruh terhadap limfosit, basofil dan neutrofil. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daging buah Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera) terhadap hitung jenis leukosit embrio dan induk mencit (Mus musculus) bunting. Setiap perlakuan dibagi dalam empat kelompok perlakuan ekstrak. Kelompok I (kelompok kontrol), kelompok II (3 kurma setara 3,12 mg/kg BB mencit), kelompok III (5 kurma setara 5, 2 mg/kg BB mencit), dan kelompok IV (7 kurma setara 7, 28 mg/kg BB mencit). Ekstrak diberikan pada masa kebuntingan 14 sampai 18 hari melalui peroral. Pada hari ke 19 kebuntingan dilakukan pembedahan untuk diambil darahnya pada bagian jantung mencit.  Hitung jenis leukosit melalui teknik apusan darah dengan mengamati 100 sel leukosit perbesaran 400 kali pada mikroskop. Hasilnya ekstrak daging buah Kurma Ajwa (P. dactylifera) berpengaruh signifikan terhadap hitung limfosit dan basofil, tetapi tidak berpengaruh terhadap hitung monosit, eosinofil dan neutrofil pada embrio mencit. Sedangkan pada induk mencit berpengaruh terhadap hitung eosinofil dan monosit dan tidak berpengaruh terhadap limfosit, basofil dan neutrofil.