SOSIALISASI BELA NEGARA WAWASAN KEBANGSAAN DAN NILAI-NILAI DASAR DI SMPN 1 JAGOI BABANG KABUPATEN BENGKAYANG

Abstract

Abstrak Pelaksanaan di dalam pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan dalam kegiatan Bela Negara adalah untuk meningkatkan sikap, tekad dan tindakan warga negara yang teratur, menyeluruh, terpadu, berkelanjutan yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, keyakinan akan kesaktian. Pancasila sebagai ideologi negara, dan dan kerelaan untuk berkorban guna meniadakan setiap ancaman baik dari luar maupun dari dalam negeri yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan negara, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayah dan yurisdiksi nasional, serta nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai wargadari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Wawasan kebangsaan dan nilai-nilai dasar bela negara diterapkan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang landasan kehidupan berbangsa dan bernegara,nilai-nilai dasar bela negara, penghormatan terhadap lambang-lambang negara dan ketaatan kepada peraturan perundang-undangan, dan pembinaan kerukunan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Metode pengabdian yang dilakukan dengan sosialisasi bela Negara, yang dilakukan secara mendalam tentang wawasan dan nilai-nilai dasar kepada siswa kelas VII di SMPN 1 Jagoi Babang. Siswa kelas VII di SMPN 1 Jagoi Babang cukup matang dalam menerima materi dan himbauan dalam sosialisasi tersebut sehingga materi yang disampaikan moderator dapat diterima dengan baik. Para siswa yang berdomisili di daerah perbatasan Malaysia-Indonesia (Malindo)akan memiliki nasionalisme terhadap tanah airnya.    Abstract This implementation in community service is aimed at the State Defense activities, which is to increase the attitude, determination and actions of citizens who are orderly, comprehensive, integrated, sustainable based on love for the country, awareness of the nation and state of Indonesia, belief in supernatural powers. Pancasila as the state ideology, and a willingness to sacrifice in order to eliminate every threat both from outside and from within the country that endangers the independence and sovereignty of the state, national unity and unity, territorial integrity and national jurisdiction, as well as the values of Pancasila and the 1945 Constitution. can be interpreted as a conception of a perspective based on self-awareness as citizens of a country of themselves and their environment in the life of the nation and state. National insight and basic values of state defense are applied to increase knowledge and insight on the foundations of national and state life, basic values of state defense, respect for state symbols and obedience to laws and regulations, and fostering harmony, maintaining unity and national unity. The service method is carried out with the socialization of State defense, which is carried out in depth about basic insights and values to class VII students at SMPN 1 Jagoi Babang. The seventh grade students at SMPN 1 Jagoi Babang were mature enough to receive the material and appeals in the socialization so that the material presented by the moderator was well received. Students who live in the Malaysia-Indonesia border area (Malindo) are expected to also have nationalism towards their homeland.