PENINGKATAN MINAT BACA BUKU FIKSI PADA SISWA KELAS IX-D SMPN 3 NGRAMBE MELALUI KONTRAK MEMBACA

Abstract

Pada zaman teknologi seperti sekarang ini, kita dituntut selalu meng-up to date informasi.  Sayangnya penyerapan informasi melalui membaca di negara kita masih sangat rendah. Demikian juga minat baca pada siswa SMPN 3 Ngrambe.  Pada kenyataannya orang atau anak lebih suka menonton TV atau bermain HP (WA, instagram, dan lain-lain) ketimbang  membaca buku/e-book. Rendahnya minat baca siswa SMPN 3 Ngrambe khususnya kelas 9 perlu mendapat perhatian. Salah satu cara meningkatkan minat baca siswa dengan cara membuat kontrak membaca atau sebuah kesepakatan. Kontrak membaca akan memaksa siswa untuk membaca dengan pembatasan waktu, target jumlah buku, dan dituntut membuat laporan. Adapun permasalahan yang dibahas adalah bagaimanakah peningkatan minat baca buku fiksi pada siswa kelas IX-D SMPN 3 Ngrambe melalui kontrak membaca? Apakah melalui kontrak membaca dapat meningkatkan minat baca buku fiksi pada siswa kelas IX-D SMPN 3 Ngrambe?  Strategi  yang digunakan deskriptif kualitatif. Dengan subjek penelitian siswa kelas IX-D SMP Negeri 3 Ngrambe, Ngawi. Hasil pengamatan pada siklus I menunjukkan 72% cukup berusaha membaca. Sedangkan pada siklus II mencapai 76% yang usaha membacanya baik. Dengan ketuntasan 0% pada siklus I dan 56% pada siklus II. Dengan demikian, minat baca  dalam pembelajaran literasi membaca buku fiksi melalui kontrak membaca pada siswa kelas IX-D SMPN 3 Ngrambe menunjukkan peningkatan yang signifikan.