Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pelajaran Fisika Materi Usaha dan Energi dengan Menerapkan Model Project Based Learning

Abstract

Keberhasilan suatu kelas dalam KBM tidak lepas dari peran seorang guru, Proses belajar mengajar tidak akan terjadi bila tidak ada guru.Dengan berbagai teknik, model, dan pendekatan pembelajaran yang ada, semua itu hanya mengindikasikan tingkat dominasi peran guru. Dengan metode ceramah, guru meniadi pelaku utama proses pembelajaran. Dalam teknik diskusi, guru. berperan sebagai narasumber. dan. Saat melakuken pembelajaran mandiri, peran guru sebagai motivator dan sekaligus supervisor kegiatan anak didiknya. Penelitian Tindakan Kela ini. Dibuat bertujuan untuk : (1) Dengan menerapkan mode~ Project Based Leaming untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan basil belajar fisika pada materi usaha dan energi pada peserta didik kelas X IPA-1, (2) Mengetahui langkah-langkah saat proses pembelajaran dengan menerapkan model. Project Based Leaming berhasil membuat semangat belajar fisika pada materi asaha dan energi pada peserta didik kelas X IPA-1 SMAN 15 Surabaya. .Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan penelitian indakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus masing-masing dalam 4 tahap, yaitu: tahap Perencanaan (Planning}, Pelaksanaan Tindakan (Action), Pengamatan (Observation), dan Refleksi (Reflection). Instrumen penelitian divalidasi oleh sesama guru fisika di SMA Negeri 15 Surabaya. Soal diujikan pada kelas X IPA-1 di SMA Negeri 15 Surabaya untuk diambil data ·penelitiannya. Data dianalisis dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah (1) Menerapkan model Project Based Learning pada materi pokok usaha dan energi dapat rneningkatkan basil belajar fisika peseta didik kelas X IPA-1 di SMA Negeri 15 Surabaya, (2) Mengukur beser peningkatan hasil belajar fisika pada materi usaha dan energi rata..rata sebelum tindakan sebesar 39. Siklus l nilai test yang didapatkan sebesar 49 dengan kategori kurang dan pada siklus 2 nilai test yang didapatkan sebesar 71,5 dengan kategori cukup, Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan basil belajar dari siklus l ke siklus II langkah-langkah menerapkan Project Based Leaming yang terdiri dari: pertanyaan essensial, perencanaan, penyusun jadwal, pengawasan, penilaian, dan evaluasi.