Evaluasi Program Ujian Akhir Semester (Uas) Virtual Model Cipp (Context, Input, Process, Product) Di Iainu Kebumen Tahun Akademik 2019/2020

Abstract

Abstrak:       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui bagaimana tahapan evaluasi program UAS virtual di Perguruan Tinggi IAINU Kebumen dengan model CIPP. 2) Untuk Mengetahui Efektivitas dan efisiensi dari pelaksanaan UAS virtual di IAINU Kebumen.       Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi (evaluation research) dengan objek penelitian penyelenggaraan program Ujian Akhir Semester (UAS) Virtual pada Perguruan Tinggi IAINU Kebumen, yang dilaksanakan oleh seluruh fakultas di IAINU Kebumen. Sumber data dalam penelitian ini adalah Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Koordinator pelaksanaan UAS Virtual dan Mahasiswa yang menjadi peserta UAS Virtual perdana pada tahun 2019 di Perguruan Tinggi IAINU Kebumen. Mahasiswa yang dijadikan sampel dengan teknik Cluster Random Sampling, model evaluasi yang digunakan adalah model evaluasi CIPP dengan metode evaluasi kuantitatif. Pengumpulan data diambil melalui kuesoner, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan histogram.      Hasil dari penelitian ini adalah tahapan evaluasi program yang dilakukan oleh peneliti disesuaikan dengan prosedur evaluasi program, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap monitoring, tahap analisis data penafsiran dan tahap penyusunan rekomendasi. Setelah proses analisis data selesai dilaksanakan diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa evaluasi program UAS virtual di IAINU Kebumen Tahun Akademik 2019/2020 adalah sebagai berikut: persentase evaluasi terhadap context menunjukkan hasil yang tergolong baik dengan persentase 75,20%, persentase evaluasi terhadap input menunjukkan hasil yang tergolong baik yaitu 68,37%, persentase evaluasi terhadap process menunjukkan hasil yang tergolong baik yaitu 71,50%, persentase evaluasi terhadap product menunjukkan hasil yang tergolong baik yaitu 73,28%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan UAS virtual ditinjau dari keseluruhan aspek yaitu context, input, process, product tergolong baik dengan hasil persentase 72,09%. Berdasarkan persentase tersebut pelaksanaan UAS virtual dapat dikatakan efektif dan efisien. Jadi, rekomendasi yang dapat penulis berikan kepada pembuat keputusan yaitu (1) meningkatkan sarana dan prasarana penunjang UAS virtual; (2) meminimalisir terjadinya gangguan dalam sistem yang digunakan sebagai media UAS virtual; (3) meningkatkan keamanan jawaban supaya tidak terjadi plagiasi.