SHUHBAH SEBAGAI INTERAKSI KOMUNIKASI ANTARA MURID DAN MURSYID THORIQOH QODIRIYYAH NAQSYABANDIYYAH PONDOK PESANTREN SURYALAYA

Abstract

Secara psikologis, manusia membutuhkan seorang motivator yang bisa memberinya semangat dalam berbagai hal, termasuk dalam beribadah kepada Allah SWT. Dalam tasawuf, motivator itu biasa disebut mursyid (pembimbing). Adapun seseorang yang mendalami tasawuf di bawah bimbingan mursyid disebut dengan murid. Dalam perjalanan ini, seorang murid akan menemukan berbagai hal yang perlu dikonsultasikan dengan orang yang lebih berpengalaman dan juga (mungkin) pernah mengalaminya. Proses interaksi antara murid dan mursyid disebut shuhbah. Peresmian hubungan antara murid dan mursyid ditandai dengan baiat atau talqin. Proses ini didasarkan pada Al Qur’an, hadits, serta ijma’ para ulama. Pentingnya shuhbah bagi murid di antaranya: relaksasi, problem solving (penyelesaian masalah), mahabbah fillah (cinta yang sejati kepada Allah swt.), mahabbah fi syaikh (cinta pada syekh), mahabbah fii ikhwan (cinta kepada saudara), ma’rifat (mengenal Allah swt.), musyahadah (penyaksian), istiqamah (teguh pendirian/selalu konsekuen), mujahadah (tekun/rajin/sungguh-sungguh). Ada pengaruh ruhani yang didapatkan, diantaranya ringan dalam menjalankan ibadah, terjadinya transfer ilmu, energi positif dan spiritual dari sang guru ke murid. Selain itu, ada pengaruh berkah yang diraih dari tatapan mursyid kepada murid. Seorang murid yang akan bersungguh-sungguh untuk berjalan bersama mursyidnya dalam rangka mengosongkan jiwa dari segala penyakit-penyakit dan menghiasinya dengan sifat-sifat terpuji, mutlak untuk shuhbah kepada mursyidnya. Murid harus duduk bersama mursyid, mendengarkan taujihad (nasehat) dari mursyid, lalu mengikuti segala arahan dan bimbingan dari mursyidnya. Ada beberapa motivasi murid melakukan shuhbah, di antaranya cinta kepada guru, problem solving, dan mengikuti ajakan seseorang. Dengan adanya interaksi yang intensif antara murid dan mursyid, mursyid memberikan pengaruh dengan member dan memompa semangat dalam beribadah kepada Allah swt.