Penggunaan Modul Berbasis Konstruktivis pada Mata Kuliah Fisika Kuantum untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep ditinjau dari Kemampuan Matematik Mahasiswa

Abstract

Abstract  To be a good teacher, physical education students should be actively involved in the learning process, but until now the students have not been involved actively. This research was aimed to know the effect modules of constructivist based for mathematical ability and concept student in quantum physics. This study used an experimental method. The population is all students of physical education IKIP-PGRI Pontianak sixth semester of the academic year 2014-2015, consist of three class. Samples were taken at random cluster sampling technique number two classes. Experimental class with constructivist module and the other class with conventional module. Data mastery of concepts and mathematical abilities were measured using a test technique. Hypothesis testing using Kruskal Wallis test contained in SPSS. Based on the results of data analysis can be concluded that: (1) there is the effect of the use of module based constructivist against mastery of concept of the student where the average mastery of concepts students acquire learning using module-based inquiry was higher than students who acquire learning by using conventional module, (2) there is the effect of high and low mathematical ability to mastery of concepts students and (3) there is interaction between the use of constructivist-based module with a mathematical ability to mastery of concepts students. Keywords: Module, constructivist, mastery of concepts, mathematical ability Abstrak Untuk menjadi guru yang baik, mahasiswa pendidikan fisika harus terlibat aktif dalam proses pembelajaran, namun sampai sekarang mahasiswa belum terlibat secara aktif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan modul berbasis konstruktivis, kemampuan matematik mahasiswa dan interaksinya terhadap penguasaan konsep mahasiswa pada mata kuliah fisika kuantum. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi adalah seluruh mahasiswa pendidikan fisika semester enam IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2014-2015, sejumlah tiga kelas. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah dua kelas. Satu kelas eksperimen 1 dengan modul konstruktivis dan satu kelas eksperimen 2 dengan modul konvensional. Data penguasaan konsep dan kemampuan matematik diukur menggunakan teknik tes. Uji hipotesis menggunakan uji Kruskal Wallis yang terdapat pada program SPSS. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh penggunaan modul berbasis konstruktivis terhadap pengusaan konsep mahasiswa dimana rata-rata penguasaan konsep mahasiswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan modul berbasis inkuiri lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan modul konvensional, (2) terdapat pengaruh kemampuan matematik tinggi dan rendah terhadap penguasaan konsep mahasiswa dan (3) terdapat interaksi antara penggunaan modul berbasis konstruktivis dengan kemampuan matematik terhadap penguasaan konsep mahasiswa. Kata-kata kunci: Modul, konstruktivis, penguasaan konsep, kemampuan matematik