Sebuah Upaya Mempertahankan Identitas Nasional: Pelestarian Indegenous Knowledge melalui Pengembangan Teknologi pada Perpustakaan Nasional

Abstract

Jika melihat dari jenisnya, ada beberapa jenis perpustakaan, antara lain perpustakaan sekolah, perpustakaan universitas, perpustakaan pribadi, perpustakaan nasional, dsb. Perpustakaan sekolah menyajikan produk terkait dengan pendidikan sekolah dasar sampai SMA, perpustakaan universitas menyajikan produk yang terkait dengan pendidikan di bangku kuliah, perpustakaan pribadi menyajikan bahan bacaan yang disukai yang mencerminkan kepribadiannya, sedangkan perpustakaan nasional seharusnya menyajikan produk-produk yang mencerminkan negara tersebut. Sejarah sebuah bangsa yang besar akan bisa dilestarikan dari generasi ke generasi melalui perpustakaan nasional. Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki indegenous knowledge (kearifan lokal) serta kekayaan budaya yang besar dan tersebar dari sabang sampai merauke. Selayaknya kearifan lokal serta kekayaan budaya yang dimiliki tersebut dapat dikoleksi di- dalam sebuah perpustakaan. Melalui perkembangan teknologi informasi, pengembangan perpustakaan menjadi sebuah jawaban agar koleksi kearifan lokal dan kekayaan budaya tersebut dapat diakses oleh bangsa Indonesia dari sabang sampai merauke dengan harapan mampu memperkuat serta mempertahankan identitas nasional Indonesia. Namun sejalan dengan pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi,semakin terindikasi adanya ancaman terhadap lunturnya kearifan lokal dikalangan generasi penerus. Oleh karena itu,dibutuhkan manifestasi baru agar perpustakaan nasional menjadi hal yang menarik untuk diakses dan ditelusuri oleh generasi muda penerus bangsa, agar identitas nasional tetap dapat dipertahankan. Salah satunya adalah dengan mengembangkan perpustakaan melalui teknologi yang akan memberikan pengalaman yang lebih menarik terhadap “petualangan pemustaka” ketika menelusur sebuah perpustakaan.If you look at the type, there are several types of libraries, including school libraries, university libraries, private libraries, national libraries, etc. School libraries present products related to elementary to senior high school education, university libraries provide products related to college education, private libraries provide the preferred reading material that reflects their personality, while the national library should present products that reflect the country. The history of a great nation will be preserved from generation to generation through the national library. Indonesia is known as a country that has indegenous knowledge and great cultural wealth and spread from Sabang to Merauke. Just as well as indegenous knowledge and cultural wealth owned can be collected in a library. Through the development of information technology, library development becomes an answer so that the collection of indegenous knowledge and cultural wealth can be accessed by the Indonesian nation from Sabang to Merauke in the hope of strengthening and maintaining Indonesia’s national identity. But in line with the influence of globalization and technological progress, the more indication of threats to the dissolution of indegenous knowledge among the next generation. Therefore, a new manifestation is needed to make the national library interesting to be accessed and traced by the younger generation of the nation, so that the national identity can be maintained. One way is to develop libraries through technology that will provide a more interesting experience with “ readers adventures” when searching for a library