Rancang Bangun Sistem Informasi Pengamanan Lingkungan Kampus Berbasis Mobile

Abstract

Universitas Indonesia Depok merupakan kampus yang luas dengan atmosfer green campus yang dipenuhi area hijau dengan wujud hutan kota. UI Depok sering digunakan sebagai jalan lintas yang menghubungkan beberapa wilayah, sehingga memudahkan orang lain tanpa kepentingan untuk memasuki lingkungan kampus dengan tujuan tertentu. Hal ini menyebabkan lingkungan kampus dirasa kurang aman, yang dibuktikan dengan angka kasus kriminalitas yang cukup tinggi. Korban yang mengalami kasus kriminalitas masih harus mencari petugas atau datang ke kantor UPT PLK (Unit Pengelola Teknis Pengamanan Lingkungan Kampus) untuk melaporkan kejadian demi mendapatkan penanganan. Petugas UPT PLK tidak memiliki informasi mengenai lokasi dimana kejadian kriminalitas terjadi dalam bentuk peta serta tanpa bantuan petunjuk arah menuju lokasi tersebut. Selain itu dalam pelaksanaanya, pencatatan pelaporan mengenai kasus kriminalitas masih bersifat manual dalam bentuk kertas, sehingga beresiko mengalami penumpukan dan kehilangan data. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem informasi pengamanan lingkungan kampus yang mampu menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAD (Rapid Application Development), serta perancangan sistem dengan menggunakan tools UML (Unified Modeling Language). Tahap pengkodean dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP (framework Laravel 5.4) dan JAVA, MySQL sebagai database, dan Google Maps API sebagai Map Server. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah Sistem Informasi Pengamanan Lingkungan Kampus berbasis Mobile yang dapat digunakan dalam meminta pertolongan demi mendapatkan penanganan segera di lingkungan kampus Universitas Indonesia Depok berupa sinyal SOS (Save Our Souls) dengan memanfaatkan teknologi LBS (Location Based Services) pada platform Android, yang menyediakan petunjuk arah menuju lokasi kejadian, serta memberikan otomatisasi dalam pengelolaan kasus kriminalitas dalam bentuk digital.