Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) untuk mewujudkan Desa Ekowisata Bambu Alu di Desa Alu, Kab. Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Abstract

Potensi Desa Alu berupa hutan bambu yang sudah sering dimanfaatkan dalam berbagai event seperti Festival Sungai Mandar yang berhasil menggaet banyak penonton adalah sebuah peluang yang harus dimaksimal kontinuitasnya. Bambu yang telah melekat dalam keseharian masyarakat Alu telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seperti bahan bangunan, penyanggah rumah (cor), pagar dsb, dan sebagian kecil masyarakat yang memanfaatkannya untuk menghasilkan barang yang bernilai ekonomis tinggi melalui pembuatan kerajinan bambu. Para pengrajin bambu juga diperhadapkan pada masalah pemasaran, harga rendah, peralatan yang kurang memadai serta kurang variatifnya hasil produksi. Untuk itu, melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM), Tim dari Universitas Sulawesi Barat bekerjasama dengan Mitra Sasaran: Pemerintah Desa Alu, Forum Pemuda Alu dan Kelompok Pengrajin Bambu Cahaya Uwai Manurung, serta Mitra Pendukung: Uwake Foundation, Sure Bolong Mandar Komunitas dan Perahu Pustaka akan mewujudkan Desa Ekowisata Kampung Bambu Alu. Kegiatan PPDM terdiri atas rangkaian kegiatan yang terlaksana selama kurang lebih 9 bulan lamanya dengan tujuan untuk menjawab berbagai permasalahan yang ada. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain Sosialisasi PPDM; Workshop Bambu I dan II; Pelatihan Kerajinan Bambu dan penyerahan alat bantu bagi kelompok pengrajin; pemetaan dan rancangan model bangunan; pembangunan fisik dan spot foto di dalam hutan bambu alu; dan terakhir pembuatan web/medsos serta pelatihan pengoperasian web/medsos untuk mempromosikan Desa ekowisata Alu serta pemasaran produk kerajinan bambu.