PERBEDAAN KENABIAN DENGAN KERAJAAN DALAM Al-QUR’AN

Abstract

Alquran merupakan kalammullah Swt  yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw untuk disampaikan kepada umatnya, yang di dalamnya mengandung semua aspek kehidupan manusia, termasuk di dalamnya tentang kenabian dan kerajaan. Dalam tulisan ini penulis menulis tentang “Perbedaan Kenabian Dengan Kerajaan dalam Al Qur’an”. Al Qur’an menjelaskan perbedaan yang sangat jauh antara nabi dan raja. Nabi merupakan manusia pilihan Allah Swt, Yang diperintahkan untuk menjalankan dakwahnya di permukaan bumi inimdan menjadi suri teladan yang baik di tengah-tengah masyarakat dengan mendapatkan pertolongan dari Allah Swt. Sedangkan raja adalah dipilih dan diangkat oleh suatu komunitas masyarakat dengan menjalankan kerajaannya menurut kehendak rajanya atau aturan yang dibuat oleh raja dan pembantupembantunya. Nabi ada juga dijadikan sebagai raja, tapi kalangan raja tidak ada yang dipilih oleh Allah Swt sebagai nabi. Nabi dalam menjalankan dakwahnya diilhami dengan 4 sifat: yaitu, shiddiq, amanah, tabligh dan fathanah. Para nabi semuanya laki-laki, sedangkan para raja  dari laki-laki dan perempuan dan bersifat hirarki heraditi (bersifat keturunan). Nabi, dalam menjalankan dakwahnya mendapat tantangan berat dari umatnya. Sedangkan  raja ada yang menekan rakyatnya.