Konsep Membentuk Karakter Anak Berbasis Al-Qur’an

Abstract

Akhlak merupakan kerangka dasar ajaran Islam yang memiliki kedudukan sangat penting, disamping aqidah. Rasulullah Saw mengisyaratkan bahwa kehadirannya di muka bumi ini membawa misi pokok, yaitu; menyempurnakan akhlak manusia yang mulia. Berbagai perilaku destruktif, seperti premature immoralities, alkoholisme, seks bebas, narkoba, aborsi sebagai penyakit sosial yang harus diperangi secara bersama-sama. Sehingga kenyataan ini menjadikan banyak orang yang tidak lagi mempercayai kemampuan pemerintah, untuk menurunkan angka kriminalitas serta berbagai penyakit sosial.Pendidikan karakter menurut Al-Qur’an bukan hanya sekedar mengajarkan atau memberikan pengetahuan tentang baik dan buruk, melainkan membiasakan, menyontohkan, melatihkan, menanamkan, dan mendarahdagingkan sifat-sifat yang baik, dan menjauhi perbuatan yang buruk. Pendidikan karakter dalam Al-Qur’an dan Al-Sunnah adalah pendidikan pembiasaan, pendarah dagingan, praktik, internalisasi dan transformasi nilai-nilai yang baik kedalam diri seseorang. Proses pembentukkan karakter menurut Al-Qur’an diantaranya adalah adanya pengenalan, pemahaman, penerapan, pembiasaan, pembudayaan, Internalisasi menjadi karakter. Melalui pendidikan karakter ini diharapkan dapat dilahirkan manusia yang memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya, tanpa paksaan, disertai rasa penuh tanggung jawab. Yaitu manusia-manusia yang merdeka, dinamis, krestif, inovatif dan bertanggung jawab terhadap Tuhan, diri sendiri, manusia, masyarakat, bangsa dan Negara.