Gaya Pengasuhan Demokratis dan Kontrol Diri Remaja pada Perilaku Seks Pranikah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh gaya pengasuhan demokratis dan kontrol diri remaja pada perilaku seksual pranikah. Subjek pada penelitian ini berjumlah 108 responden remaja di Kota Bukittinggi dengan kriteria pernah pacaran atau sedang dalam hubungan pacaran dari rentang usia 16-20 tahun. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasional kausal yang bersifat sebab-akibat. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah snowball sampling. Alat ukur penelitian yang digunakan ialah skala gaya pengasuhan demokratis, skala kontrol diri, dan skala perilaku seksual pranikah. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan analisis regeresi linear berganda dengan memenuhi uji prasyarat asumsi klasik terlebih dahulu yang terdiri dari uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis yang terdiri dari uji t, uji f, dan koefisien determinasi. Untuk pengolahan data peneliti menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic V20.Dari hasil pengolahan data penelitian diperoleh nilai analisis regeresi linear berganda  Y= 12,070 – 0,026 X1 – 0,021 X2 + e. Hasil perhitungan secara parsial  yang diperoleh dari uji t untuk X1 terhadap Y (0,021< 0,05) sehingga Ha1 diterima dan Ho1 ditolak. Dengan demikian variabel gaya pengasuhan demokratis berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan perilaku seks pranikah. Untuk X2 terhadap Y (0,264 > 0,05) sehingga Ha2 ditolak dan Ho2 diterima. Dengan demikian variabel kontrol diri tidak berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan perilaku seks pranikah. Sedangkan untuk hasil perhitungan secara simultan yang diperoleh dari uji f  nilai sig (0,01 <  0,05) sehingga sehingga Ha3 diterima dan Ho3 ditolak. Dengan demikian variabel gaya pengasuhan demokratis dan kontrol diri secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap perilaku seks pranikah.