Islamicity Performance Index dan Faktor Determinan Profitabilitas Bank Syariah Di Indonesia

Abstract

Perbankan merupakan lembaga keuangan yang memiliki peranan dalam sistem keuangan di Indonesia. Fungsi utama sebagai perantara keuangan (financial intermediary) antara pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana (surplus) dengan pihak yang kekurangan dana (defisit) serta sebagai lembaga yang berfungsi memperlancar aliran lalu lintas pembayaran. Bank juga disebut sebagai lembaga kepercayaan masyarakat (agent of trust). Salah satunya bank syari’ah. Bank syari’ah menurut Undang-Undang No. 21 tahun 2008 adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah atau prinsip hukum Islam yang diatur dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamicity performance index dan determinan lain seperti intellectual capital, biaya intermediasi, dan financing to deposit ratio terhadap profitabilitas bank syariah di Indonesia periode 2015 sampai 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan Bank Umum Syariah di Indonesia yang terdaftar di Bank Indonesia periode 2015 sampai 2019. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 7 bank sebagai sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS Statstics v.23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Sedangkan biaya intermediasi, Islamicity performance index, dan financing to deposit ratio tidak berpengaruh terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia