ANALISIS PERTUMBUHAN PENDAPATAN HOTEL DENGAN LABEL SYARI’AH (STUDI KASUS DI HOTEL GRAND MADANI SYARI’AH KOTA MATARAM)

Abstract

ANALISIS PERTUMBUHAN PENDAPATAN HOTEL DENGAN LABEL SYARI’AH (STUDI KASUS DI HOTEL GRAND MADANI SYARI’AH KOTA MATARAM)   Sri Ismiati Universitas Islam Negeri Mataram Jln. Pendidikan No.35 Mataram, NTB, Indonesia E-mail: sriismiati97@gmail.com Pembimbing I  : Dr. H. Musawar, M.Ag. Pembimbing II : Dr. Nurrahmah, M.Pd.     ABSTRACT   Penelitian ini mengkaji tentang analisis pertumbuhan pendapatan hotel dengan label syari’ah dimana hotel syari’ah diketahui harus memenuhi konsep standarisasi hotel syari’ah baik dari segi pelayanan dan fasilitas lainnya. Dengan hal ini peneliti bertujuan untuk menjawab dua persoalan mendasar, yaitu seberapa besar pertumbuhan pendapatan Hotel Grand Madani dengan label syari’ah ? dan apa saja upaya untuk meningkatkan pendapatan Hotel Grand Madani Syari’ah di Kota Mataram? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kuantitatif deskriptif. Adapun pendekatan kuantitatif deskriptif dimana peneliti menghitung data laporan pendapatan hotel Grand Madani kemudian menganalisis menggunakan rumus laju pertumbuhan pendapatan hotel untuk dapat mengetahui nilai minimum dan maksimum serta presentase dari laporan setiap layanan hoteldata laporan pendapatan hotel di analisis menggunakan rumus pendapatan untuk menentukan presentase dari pertumbuhan pendapatan dari segi pelayanan, kemudian mengetahui nilai minimum dan maksimum dari pendapatan yang dihitung dengan per triwulan dari tahun 2017, 2018 dan 2019 sehingga menghasilkan presentase yang signifikan kemudian dideskripsikan sesuai dengan analisis yang telah dihitung menggunakan rumus pertumbuhan pendapatan hotel dan kemudian peneliti menentukan kriteria pertumbuhan tersebut. Nilai minimun hotel pada tahun 2017 dan 2018 dari pelayanan room revenue, firdaus revenue, mina café revenue, room service revenue, banguet revenue dan other revenue bahwa nilai minimum sebesar Rp. 12.599.007.470,48 pada tahun 2017 dan nilai maksimum Rp. 16.577.272.097,14 pada tahun 2018. Kemudian presentase kenaikan pada tahun 2017 yaitu pada pelayanan other revenue sebesar 62% dimana pelayanan tersebut terdidri dari transfer, laundry, miscellaneous, minibar, transportation, business centre dan SPA. Dan penurunan presentasenya sebesar 20% pada mina cafe revenue. Kemudian presentase pada tahun 2018 kenaikan sebesar 62% pada pelayanan Firdaus resto revenue yang terdidri dari food breakfast, food lunch dan beverage selanjutnya penurunan sebesar 0% pada mina cafe revenue. Hasil terakhir dari keseluruhan pelayanan hotel Grand Madani dari tahun 2017, 2018 dan 2019 sebesar 32% termasuk kriteria pertumbuhan yang kurang berhasil dihitung dengan rumus pertumbuhan pendapatan hotel. Hal ini menunjukkan bahwa hotel Grand Madani belum mampu untuk mencapai kriteria berhasil dengan presentase 70-80% ini dilihat dari pertumbuhan pendapatan dari segi pelayanan. Kata kunci: Pertumbuhan Pendapatan, Hotel Syari’ah.   ANALISIS PERTUMBUHAN PENDAPATAN HOTEL DENGAN LABEL SYARI’AH (STUDI KASUS DI HOTEL GRAND MADANI SYARI’AH KOTA MATARAM)   Sri Ismiati Universitas Islam Negeri Mataram Jln. Pendidikan No.35 Mataram, NTB, Indonesia E-mail: sriismiati97@gmail.com Pembimbing I  : Dr. H. Musawar, M.Ag. Pembimbing II : Dr. Nurrahmah, M.Pd.     ABSTRACT                  This study examines the analysis of hotel revenue growth with the shari'ah label where the shari'ah hotel is known to meet the concept of shari'ah hotel standardization both in terms of services and other facilities. With this, the researcher aims to answer two fundamental issues, namely how much is the growth of Grand Madani Hotel revenue with the shari'ah label? and what are the efforts to increase the revenue of the Grand Madani Syari'ah Hotel in the city of Mataram? This research is a descriptive quantitative research. The descriptive quantitative approach in which the researcher calculates Grand Madani's hotel income report data then analyzes using the formula of the hotel revenue growth rate to be able to find out the minimum and maximum values ​​as well as the percentage of each hotel service report hotel revenue report data is analyzed using the revenue formula to determine the percentage of revenue growth in terms of service, then find out the minimum and maximum values ​​of revenue calculated by quarterly from 2017, 2018 and 2019 so as to produce a significant percentage then described in accordance with an analysis that has been calculated using the hotel revenue growth formula and then the researcher determines the growth criteria. The value of minimun hotels in 2017 and 2018 from room revenue services, paradise revenue, mina café revenue, room service revenue, banguet revenue and other revenue that the minimum value of Rp. 12,599,007,470.48 in 2017 and the maximum value of Rp. 16,577,272,097.14 in 2018. Then the percentage increase in 2017 is in other revenue services by 62% where the service is composed of transfers, laundry, miscellaneous, minibar, transportation, business center and SPA. And the percentage decrease was 20% in Mina Cafe Revenue. Then the percentage in 2018 an increase of 62% in Firdaus restaurant resto services that are composed of food breakfast, food lunch and beverage and then a decrease of 0% in mina cafe revenue. The latest results of overall Grand Madani hotel services from 2017, 2018 and 2019 amounted to 32% including the growth criteria that were less successful calculated with the hotel revenue growth formula. This shows that the Grand Madani hotel has not been able to achieve the criteria of success with a 70-80% percentage seen in revenue growth in terms of service     Keywords: Revenue Growth, Hotel Shari'ah.