Advokasi Kebijakan dalam Kerjasama Smart City Bandung dan Seoul lewat Kemitraan Sister City tahun 2016-2019

Abstract

Liberalisme menyambut baik cara yang paling memungkinkan bagi aktor non-negara (pemerintah nasional) untuk terlibat dalam urusan luar negeri. Duchacek dan Soldatos menekankan tesis ini dalam artikelnya masing-masing tentang peran kuat negara federal yang terlibat dalam urusan luar negeri. Penelitian ini merupakan bagian dari implementasi kerjasama smart city melalui kemitraan sister city antara kota Bandung - Seoul dimana Pemerintah Kota Bandung dipandang sebagai aktor daerah yang memiliki peluang untuk melaksanakan praktek paradiplomasi sebagai salah satu bentuk kegiatan yang berkaitan dengan politik luar negeri. Fokus penelitian pada advokasi kebijakan selama kerjasama tahun 2016-2019. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk memperoleh semua data sekunder yang terdiri dari berita, laporan, dokumen penting lainnya yang diolah secara kualitatif untuk menghasilkan penjelasan penjelasan. Penelitian ini sampai pada kesimpulan realisasi paradiplomasi selama kerjasama dan kolaborasi kebijakan antara dua kota membantu mewujudkan pemerintahan yang efisien dan inovatif (Smart City). Kerja sama Smart City diwujudkan dalam kemitraan Sister City dalam membangun Smart LBEG: Smart Living, Smart Branding, Smart Environment dan Smart Government.