Identifikasi Chemophobia dan faktor yang mempengaruhi Persepsi pada Mahasiswa

Abstract

“Chemophobia” atau kecemasan kimia diyakini menjadi salah satu penyebab sedikitnya minat siswa terhadap jurusan kimia. Siswa juga kurang optimal dalam memahami pelajaran kimia. Siswa memandang kimia sebagai sesuatu yang negatif yang disebabkan oleh persepsi dan informasi yang mengenai kimia. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi eksistensi Chemophobia  di kalangan mahasiswa serta faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan persepsi tersebut. Identifikasi dilakukan terhadap 60 mahasiswa jurusan sains dari beberapa universitas di Jawa dan Aceh menggunakan kuisioner googleform. Analisis dilakukan dengan tiga tahapan; penerimaan stimulus, pengelolaan stimulus, dan pembentukan persepsi. Berdasarkan hasil identifikasi didapatkan 55% responden  tidak  mengalami chemophobia sedangkan 45% responden mengalami chemophobia. Hal ini menunjukkan bahwa 45% responden memiliki ketakutan terhadap bahan kimia. Analisi pembentukan persepsi menunjukkan sebanyak 87% respoden mengaatakan bahan kimia berdampak positif. Hasil analiss faktor pembentukan persepsi dapat disimpulkan bahwa faktor internal memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan dengan faktor eksternal dalam pembentukan persepsi tentang kimia jumlah yang mengalami Chemophobia  sedikit.