Eksistensi Pedagang Barang Bekas Import di Tembilahan Kabupaten Indragiri Provinsi Riau

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pedagang barang bekas impor menjaga eksistensinya di Tembilahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari enam orang pedagang barang bekas dan dua orang pembeli. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa strategi yang dilakukan pedagang barang bekas impor dalam menjaga eksistensinya dapat dikaitkan berdasarkan empat tipe tindakan sosial. Pertama, tindakan rasionalitas instrumental yaitu dengan mempertahankan pelanggan tetap; jaringan sosial pedagang barang bekas; dan memberikan promosi dengan menumpukkan barang; kedua, tindakan rasional nilai yaitu dengan mempertahankan kualitas; ketiga, tindakan afektif yaitu memberikan bonus; dan keempat, tindakan tradisional yaitu menjual barang bekas secara turun-temurun