Analisis Produksi Lempuk Durian Di Kabupaten Bengkalis (Ditinjau Dalam Perspektif Ekonomi Islam)

Abstract

Produksi adalah kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna barang atau jasa baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan.penelitian ini menganalisa 10 usaha dagang yang ada di bengkalis dengan berbagai Masalah yang sering dihadapi dalam usaha lempuk durian adalah stok durian bersifat musiman. Selama ini para petani di Indonesia masih mengandalkan teknologi sederhana dalam mengembangkan produksinya. Hal ini tentu mempengaruhi komoditas panen yang dihasilkan, sehingga persediaan barang juga bersifat musiman (belum stabil). Ketika panen tiba, stok barang melimpah ruah dan harga jualnya bisa anjlok dengan nilai yang sangat rendah. Sedangkan pada saat belum musim, ketersediaan barang menjadi sangat terbatas sehingga harga jualnya bisa melambung tinggi. Pada umumnya produsen lempuk durian mengalami kesulitan untuk memproduksi lempuk durian dalam jumlah besar dengan masa simpan yang cukup panjang. Produk ini tidak tahan lama hingga menunggu musim durian berikutnya, sehingga terjadi kekosongan suplai pada waktu-waktu tertentu. disamping itu, penampilan produk ini masih kurang menarik, terutama dari cata teknik pengemasan yang masih sederhana dan belum dilakukan pelabelan yang mencerminkan nilai gizi, masa kadaluarsa dan jaminan mutu. Pada dasarnya kerusakan yang menyebabkan lempuk durian tidak tahan lama disimpan dalam waktu relatif lama. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menganalisa produksi pada usaha dagang lempuk durian di Kabupaten Bengkalis dan menganalisis kendala-kendala yang dihadapi dalam memproduksi lempuk durian pada usaha dagang di Kabupaten Bengkalis serta menganalisa perspektif ekonomi Islam terhadap produksi lempuk durian di Kabupaten Bengkalis.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, karena yang menjadi sorotan adalah Produksi Usaha Dagang lempuk durian. teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa produksi lempuk durian ini sangat berpengaruh kepada tenaga kerja, modal, bahan baku dan metode. Kendala-kendala yang dihadapi dalam memproduksi lempuk durian di Kabupaten Bengkalis adalah manajemen, pemasaran dan distribusi. Produksi lempuk durian berdasarkan tinjauan dari perspektif ekonomi islam harus berlandaskan nilai-nilai islam yang berkaitan dengan tenaga kerja, modal, bahan baku dan metode agar durian dapat diolah menjadi lempuk durian yang dapat dikonsumsi oleh konsumen dan mendatangkan manfaat bagi produsen dengan menghasilkan pendapatan dan usaha dapat berjalan dengan sesuai syariah.