KONSEP PENGANGKATAN AIR MENGGUNAKAN POMPA HIDRAM

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) menunjukkan bahwa air dapat mengalir dari tempat yang rendah ke tempat yang tinggi, 2) mengetahui perbedaan besarnya usaha pada massa jenis air tawar dan massa jenis air garam, 3) membuktikan teorema usaha dan energi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dimana hidram yang menggunakan pompa diganti dengan Menggunakan Katup untuk menaikkan air dari bawah ke atas dengan menggunakan pipa dan selang untuk mengalirkan air.Dari konsep tersebut, dapat dicari besarnya volume yang dihasilkan dalam waktu 30 sekon.Percobaan dilakukan sebanyak tiga kali setiap satu variasi yang dibuat. Setelah itu menganalisis perbedaan besarnya usaha pada massa jenis air dan massa jenis air garam pada ketingian pipa serta membuktikan adanya teorema W = ??k. Volume pada ketinggian pipa dicari untuk menemukan besarnya usaha baik yang menggunakan air tawar maupun massa jenis garam. Setelah itu menganalisis adanya perbedaan usaha pada massa jenis air tawar dengan massa jenis air garam menggunakan analisis komparatif independen dengan dua sampel serta pembuktian teorema W = ??k. Berdasarkan percobaan didapatkan variasi ketinggian pipa berpengaruh terhadap besarnya usaha pada massa jenis air tawar dan massa jenis air garam serta variasi dimeter pipa terhadap teorema usaha dan energi pada mekanika fluida dengan model hidram ini. Semakin tinggi pipa maka volume yang dihasilkan semakin sedikit dan usahanya semakin rendah hal ini berlaku pada massa jenis air tawar dan massa jenis air garam, tetapi volume yang dihasilkan pada massa jenis garam lebih sedikit daripada massa jenis air tawar. Namun, besarnya usaha yang diperlukan hampir sama karena massa jenis air garam lebih besar, hal ini sesuai dengan hasil analisis data, dengan dk = 2 dan taraf signifikansi 0,1 % diperoleh hasil X^(2 )hitung = 0,014118