Kinerja Modulus Resilien dan Deformasi Permanen dari Campuran Lapis antara (AC-BC) yang Menggunakan Material Hasil Daur Ulang (RAP)

Abstract

Penggunaan material hasil daur ulang (RAP) merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah dalam pembangunan dan perawatan jalan raya yang disebabkan oleh tingginya harga material baru. Teknologi daur ulang selain mempertahan struktur perkerasan yang lama juga tetap menjaga geometri perkerasan. Pada penelitian ini dilakukan dua tipe campuran AC-BC dengan menggunakan 15% dan 25% RAP. Pengujian laboratorium untuk mengetahui karekteristik campuran adalah dengan pengujian Marshall, PRD, Immersion, Modulus dengan alat UMATTA dan Wheel Tracking. Hasil pengujia  memperlihatkan bahwa semakin banyak kandungan aspal RAP maka  nilai penetrasi semakin turun dan nilai titik lembek semakin naik. Hasil pengujian Marshall dengan nilai stabilitas paling tinggi (1730,9 Kg) dihasilkan oleh campuran yang menggunakan 25% RAP. Nilai IRS terbesar (96,66%) juga dihasilkan oleh campuran yang menggunakan 25% RAP. Nilai UMATTA terbesar (3818 Mpa pada temperatur 300 C) juga dihasilkan oleh campuran yang menggunakan 25% RAP. Nilai total deformasi terkecil (0,55 mm pada temperatur 450 C) juga dihasilkan oleh campuran yang menggunakan 25% RAP. Maka secara keseluruhan dapat dilihat bahwa campuran yang menggunakan 25% RAP memberikan hasil kinerja yang baik.