Komunikasi Keluarga dalam Hubungan Jarak Jauh pada Mahasiswa Perantau di Kota Lhokseumawe

Abstract

Penelitian ini berjudul Komunikasi Keluarga Dalam Hubungan Jarak Jauh (Studi Kasus Komunikasi Jarak Jauh Pada Mahasiswa Perantauan di Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi keluarga yang terjadi antara mahasiswa (anak) dengan orang tua nya dalam hubungan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teori skema hubungan keluarga. Untuk memperoleh data dan informasi yang akurat maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Penelitian ini dilaksanakan di kota Lhokseumawe  dan berlangsung selama dua bulan yaitu Mei - Juli 2018. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Malikussaleh jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2014 yang berasal dari luar kota Lhokseumawe, daerah Aceh Utara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang tinggal terpisah dari orang tuanya (perantauan) mereka melakukan komunikasi jarak jauh dengan orang tuanya meskipun terdapat hambatan yang membuat aktifitas komunikasi terganggu dan tidak berjalan dengan baik. Dalam hal berkomunikasi orangtua lebih sering menghubungi anaknya dari pada anak yang menghubungi orangtuanya.Penelitian ini juga menemukan bahwa mahasiswa yang tinggal terpisah dari orangtua ternyata tidak menceritakan semua hal kepada orangtuanya. Hal ini, karena para mahasiswa takut membuat orangtuanya menjadi cemas dan khawatir