Studi Penambatan Molekuler Senyawa Scopoletin Dari Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) Pada Enzim Ace Sebagai Antihipertensi

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 120 mmHg dan tekanan diastoliknya di atas 80 mmHg. Hipertensi dapat diobati dengan obat golongan Angiontensin Converting Enzim- Inhibitor (ACEI). Tetapi captopril memiliki efek samping yaitu batuk kering. Maka masyarakat memilih buah mengkudu sebagai pengobatan hipertensi, yang di dalamnya mengandung senyawa scopoletin. Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan melancarkan peredaran darah, maka dilakukan pengujian in-silico, sebagai alternatif penemuan obat baru. Pengujian ini menggunakan tanaman mengkudu yang memiliki senyawa scopoletin pada buahnya sebagai senyawa uji. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat skor docking yang terendah antara senyawa uji dan senyawa pembanding. Metode yang digunakan yaitu Autodock 42.6. studi penambatan molekul adalah metode komputasi yang bertujuan meniru peristiwa interaksi suatu molekul ligan dengan protein yang menjadi targetnya pada uji in-vitro Reseptor yang digunakan yaitu ACE dengan kode 2X8Z. Hasil pengujian ini scopoletin menghasilkan free binding energy -6.21 kkal/mol sedangkan captopril -5.97 kkal/mol, maka scopoletin menghasilkan skor docking yang lebih rendah dibandingkan captopril. Keduanya memiliki asam amino yang sama yaitu 265GLN, 497HIS, 337HIS, 367HIS. Satu ikatan hidrogan yang terbentuk antara ligan uji dengan reseptor ACE, ikatan hidrogen yang terbentuk yaitu antara atom O pada scopoletin dan atom N pada residu asam amino 266GLN dengan jarak 2.01Å. Sedangkan captopril memiliki empat ikatan hidrogen yang terbentuk antara atom O dan atom N pada residu asam amino 495LYS, GLN265, HIS497, HIS337. Dapat disimpulkan bahwa scopoletin diprediksi dapat berperan sebagai antihipertensi. Kata Kunci : Hipertensi, Scopoletin, ACE, Penambatan Molekul