Anti-inflammation Activity of Ageratum Conyzoides Leaf Ethanol Extract on Rattus Norvegicus

Abstract

Bandotan  (Ageratum conyzoides L) merupakan tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid dan alkaloid yang diduga mempunyai efek anti-inflamasi.  Tujuan penelitian adalah mengetahui aktivitas anti-inflamasi ekstrak etanol daun A. conyzoides pada tikus yang diinduksi karagenan. Tahapan penelitian adalah maserasi daun A. conyzoides dalam pelarut etanol, uji fitokimia, dan uji aktivitas anti-inflamasi. Uji aktivitas anti-inflamasi dilakukan terhadap 25 tikus putih (Rattus norvegicus L.) jantan yang terbagi menjadi lima kelompok perlakuan yaitu kontrol (-) larutan CMC 0,5%, kontrol (+) natrium diklofenak, dan pemberian ekstrak dengan dosis 30, 200 dan 448 mg/kgBB. Parameter yang diamati yaitu volume kaki tikus setelah diinduksi 0,1 mL karagenan 1% selama 300 menit diukur dengan pletismometer. Hasil uji anti-inflamasi menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun A. conyzoides dengan dosis 30, 200 dan 448 mg/kgBB memiliki aktivitas anti-inflamasi dengan persen daya anti-inflamasi masing-masing sebesar 10,43; 21,67; dan 30,34 %. Dosis 448 mg/kgBB menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dengan kontrol (+) pada uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun A. conyzoides memiliki aktivitas anti-inflamasi.