MEMBACA TAFSIR HERMENEUTIKA OTORITAS KHALED ABOU EL FADL

Abstract

Tulisan ini bertujuan menjelaskan pemikiran Khaled tentang otoritas. Munculnya sikap sikap otoriter dalam memahami teks-teks keagamaan akibat dari kewenangan yang dimiliki seseorang dalam menempatkan makna tunggal dari sebuah teks. Sikap ini disebabkan mandegnya hubungan dialogis antara teks, pengarang dan pembaca dalam khazanah pemikiran keislaman. Khaled menawarkan upaya mengkaji kembali kompetensi sebuah teks, penetapan makna teks dan sikap pembaca teks dalam mengungkapkan makna yang ada di balik teks sehingga seseuai dengan maksud pengarang teks. Di samping itu ia juga menawarkan lima persyaratan yang harus ada bagi pembaca teks, kejujuran, kesungguhan, rasional, menyeluruh dan pengendalian diri.kata kunci: Tafsir, hermeneutika, Khalid Abou el Fadl.