Peningkatan Kemampuan Penalaran Aljabar Siswa Melalui Problem Based Learning Dan Konvensional Pada Siswa Madrasah Tsanawiah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan masalah penerapan problem based learning (PBL) dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan penalaran aljabar siswa sebelum diberikan perlakuan; (2) Mengetahui perbedaan peningkatan penerapan problem based learning dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan penalaran aljabar siswa setelah di berikan perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 8 MTS Negeri 1 Bau-Bau yang terdiri dari 6 kelas paralel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik purposive random class. Penentuan kelas eksperimen dilakukan secara random dan diperoleh siswa kelas 81 dengan jumlah siswa 34 orang sebagai kelas eksperimen Problem Based Learning dan siswa kelas 83 dengan jumlah siswa 30 orang sebagai kelas Konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes kemampuan penalaran aljabar siswa berbentuk tes uraian, lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji hipotesis menggunakan Uji Beda Dua Nilai Tengah dari data N-gain kemampuan penalaran aljabar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan penalaran aljabar siswa setelah pembelajaran problem based learning diperoleh 88,24% dan Kemampuan penalaran aljabar siswa setelah pembelajaran Konvensional 11,767%  (2) Penerapan model problem based learning lebih baik daripada model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan penalaran aljabar  siswa