REPRODUKSI PAHAM KEAGAMAAN DAN RESPON TERHADAP TUDUHAN RADIKALISME (Studi Kasus Pesantren Ngruki Pasca Bom Bali 2002)

Abstract

Abstrak Pesantren Ngruki Sukoharjo sering disebut-sebut sebagai inspirasi Islam radikal di Indonesia. Penelitian ini ingin mengkaji reproduksi paham keagamaan dan respon atas tuduhan radikalisme yang dialamatkan pada pesantren Ngruki, pasca peristiwa Bom Bali 2002. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandangan Islam radikal tidak bisa dilepaskan dari konteks sosial dan historis dari lembaga pesantren ini. Saat ini pesantren Ngruki telah mengalami beberapa perubahan dalam orientasi pendidikan yang dihasilkan dari beberapa sebab, yang tidak disebabkan semata-mata karena dampak bom Bali.Kata-kata Kunci: Pesantren Ngruki, Salafi, Radikalisme Abstract Pesantren Ngruki Sukoharjo often cited as an inspiration for radical Islam in Indonesia. This research wanted to examines the reproduction of religious understanding and the response to allegations of radicalism addressed at Pesantren Ngruki after the Bali bombings of 2002. This study includes qualitative research with case study approach. This study concludes that a radical view of Islam can not be separated from social and historical context which surrounding of this Islamic boarding institutions. Currently Pesantren Ngruki pesantren has undergone some changes in the orientation of education resulting from multiple causes, which are not limited caused by Bali bombings.Keywords: Pesantren Ngruki, Salafi, radicalism