Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Desa Laikang Kecamatan Mangrabombang Kabupaten Takalar

Abstract

ABSTRAK Ketahanan pangan dan kemiskinan menjadi salah satu indikator pembangunan nasional. Oleh karena itu, arah pembangunan hendaknya dimulai dari desa ke kota dan sektor pertanian khususnya menjadi hal yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi ketahanan pangan di Desa Laikang Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan dengan menggunakan metode survei ketahanan pangan rumah tangga petani. Data yang digunakan berupa data cross section dengan besaran sampel sebanyak 79 responden rumah tangga dengan menggunakan teknik sampling acak. Ketergantungan rumah tangga terhadap sektor primer masih sangat besar terutama sektor pertanian. Mata pencaharian utama warga adalah rumput laut, dan juga mengelola lahan pertanian untuk menghasilkan bahan pangan seperti padi, jagung dan kacang hijau. Ketersediaan pangan lokal warga masih sangat rendah terutama beras.Hal ini disebabkan oleh rendahnya tingkat produktivitas lahan seperti kurangnya persediaan air sehingga petani masih sangat bergantung pada curah hujan agar bisa menanam padi. Pendapatan rata-rata rumah tangga masih dapat digolongkan rumah tangga miskin. Hal ini disebabkan rendahnya produktivitas lahan pertanian maupun rumput laut serta kurangnya modal usaha sehingga tidak ada alternatif sumber pendapatan yang bisa diakses oleh rumah tangga miskin. Serta masih rendahnya pengetahuan gizi dan sanitasi rumah tangga (RT) yang disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan anggota RT.